Burung ocehan

•Juli 9, 2008 • 1 Komentar

Salam kicau mania,

buat para penghobies burung kicauan, burung ciblek sudah tidak asing lagi ditelinga mereka,

Perenjak jawa atau yang juga dikenal dengan nama ciblek adalah sejenis burung pengicau dari suku Cisticolidae (pada banyak buku masih dimasukkan ke dalam suku Sylviidae). Dalam bahasa Inggris burung ini dikenal sebagai bar-winged Prinia, merujuk pada dua garis putih pada setiap sayapnya. Nama ilmiahnya adalah Prinia familiaris Horsfield, 1821.

Burung ini biasanya digunakan oleh para kicau mania untuk menjadi burung master buat burung lainnya,burung ini mempunyai suara yang cukup nyaring dan merupakan burung fighter atau burung petarung,apabila ada burung yang sejenis disampingnya maka burung ini akan bertarung,dengan karakteristik inilah semakin berkembangnya dunia penghobies kicau mania maka burung ini sekarang sudah ada kelas lombanya sendiri, jadi selain buat master burung yang lain ciblek juga bisa di ikut sertakan dalam perlombaan yang bisa dibilang cukup bergengsi juga.

ciblek
ciblek

Efik,salah seorang penghobies burung yang sudah lama malang melintang didunia ini juga mengakui kalau ciblek termasuk jenis burung yang menarik,karena selain mempunyai suara yang khas juga termasuk burung fighter seperti cendet,kacer,murai,cucak ijo,maupun burung fighter lainnya.

burung ini mudah dalam pemeliharaan dan perawatannya,tinggal colok dengan kroto (telur semut)aja maka si burung pun akan terus berkicau. Burung yang ditebusnya seharga Rp150.000 itu termasuk burung yang receh atau rajin bernyanyi,ketika saya bertandang kerumahnya dengan sesobek plastik efik mulai membunyikan suara2 yang mirip dengan burun ciblek,maka dengan lantang sang burung pun segera menyahut suara itu dengan kicaunya yang nyaring..

efik ketika menirukan suara burung ciblek

efik ketika menirukan suara burung ciblek

memang kelas lomba burung ini sudah banyak pesertanya kata efik,dan tidak main2 burung yang dilombakan pun hebat2 dan harganya bisa mencapai jutaan rupiah.

tetapi sambil menghisap rokoknya dan tersenyum dia berkata…tapi aku yakin kok besok burung ciblekku bisa dapat juara.

Ophiuchus sang pawang ular

•Juni 23, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

BRO……gambar diatas klo mau tau adalah gambar zodiak yang baru, yang dulunya zodiak ada 12 sekarang tambah satu lagi menjadi 13 zodiak.

hal tersebut dikemukakan oleh para ahli perzodiakan. Zodiak ini diberi nama OPHIUCHUS alias si pawang ular. jadi buat temen2 yang lahir pada tanggal 29 November ampe 18 Desember masuk dalam zodiak ini.

Jadi bingung ya,,,,,,,,,ini adalah daftar urutan zodiak atas hari kelahiran kita :

1. Capricornus : Kambing laut

21 Jan – 16 Feb (26 hari)

2. Aquarius : Pembawa Air

16 Feb – 11 Mar (24 hari)

3. Pisces : Ikan

11 Mar – 18 Apr (38 hari)

4. Aries :Domba

18 Apr – 13 Mei (25 hari)

5. Taurus : Kerbau

13 Mei – 22 Jun (40 hari)

6. Gemini : Si Kembar

22 Jun – 21 Jul (29 hari)

7. Cancer : Kepiting

21 Jul – 10 Ags (20 hari)

8. Leo : Singa

10 Ags – 16 Sep (37 hari)

9. Virgo : Gadis Perawan

16 Sep – 31 Okt (45 hari)

10.Libra : Timbangan

31 Okt – 23 Nov (23 hari)

11.Scorpius : Kalajengking

23 Nov – 29 Nov (6 hari)

12.Ophiuchus : Pawang Ular

29 Nov – 18 Des (19 hari)

13.Sagitarius : Si Pemanah

18 Des – 21 Jan (34 hari)

Introducing

•Juni 19, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Javakepel, nama ini terinspirasi dari sebuah nama tanaman buah dijawa yang sudah agak langka keberadaannya. Buah tersebut adalah kepel yang mempunyai nama Latin Stelechocarpus burahol.

Dahulu kala buah ini ditanam di halaman keraton, dan sangat jarang dijumpai diluar lingkungan tersebut, karena orang dulu percaya klo menanam pohon kepel bisa kualat karena yang boleh menanam pohon ini hanyalah orang yang masih ada hubungannya dengan keraton. Fenomena tersebut adalah faktor yang menyebabkan pohon kepel menjadi langka.

Buah kepel pada dasarnya sangat bermanfaat selain rasanya enak bila dimakan buah ini mempunyai khasiatyang unik, yaitu bila kita memakan buah kepel maka keringat kita akan menjadi harum seperti aroma bunga violces, hal inilah yang mendorong orang kraton pada jaman dulu untuk mengkonsumsi buah kepel, khususnya para putri-putri dikraton.

Kita sebagai generasi muda harus melestarikan pohon kepel ini supaya bisa tetap bisa dinikmati oleh generasi yang akan datang dan tidak hanya melihat gambarnya di internet aja.