Introducing

Javakepel, nama ini terinspirasi dari sebuah nama tanaman buah dijawa yang sudah agak langka keberadaannya. Buah tersebut adalah kepel yang mempunyai nama Latin Stelechocarpus burahol.

Dahulu kala buah ini ditanam di halaman keraton, dan sangat jarang dijumpai diluar lingkungan tersebut, karena orang dulu percaya klo menanam pohon kepel bisa kualat karena yang boleh menanam pohon ini hanyalah orang yang masih ada hubungannya dengan keraton. Fenomena tersebut adalah faktor yang menyebabkan pohon kepel menjadi langka.

Buah kepel pada dasarnya sangat bermanfaat selain rasanya enak bila dimakan buah ini mempunyai khasiatyang unik, yaitu bila kita memakan buah kepel maka keringat kita akan menjadi harum seperti aroma bunga violces, hal inilah yang mendorong orang kraton pada jaman dulu untuk mengkonsumsi buah kepel, khususnya para putri-putri dikraton.

Kita sebagai generasi muda harus melestarikan pohon kepel ini supaya bisa tetap bisa dinikmati oleh generasi yang akan datang dan tidak hanya melihat gambarnya di internet aja.

~ oleh javakepel pada Juni 19, 2008.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: